Concurrent ModelsRabu, 2010-02-24, 18:24:02
Oleh : Frieyadie
Concurrent Models
Dalam buku Roger S. Pressman Model Pengembangan Concurrent, atau yang biasa disebut Concurrent Engineering, yang memungkinan tim software untuk merepresentasikan secara berulang-ulang dan elemen-elemen searah mengenai segala model proses yang concurrent. Model proses concurrent sering digunakan paradigma bagi pengembangan aplikasi client/server . Sistem client/server dirancang dari serangkaian komponen fungsional. Bila diaplikasikan kepada client/server, model proses concurrent akan medefinisikan aktivitas dalam 2 (dua) dimensi:
- Dimensi Sistem
Isu tingkat sistem dituju dengan menggunakan tiga aktivitas: desain, aseembly, dan penggunaan.
- Dimensi Komponen
Dimensi komponen dituju dengan dua aktivitas: desain dan realisasi. Concurrent dapat dituju dengan dua cara:
- Aktivitas sistem dan komponen yang berlangsung secara simultan dan dapat dimodelkan dengan menggunakan pendekatan orientasi keadaan.
- plikasi client/server khusus diimplementasikan dengan banyak komponen dimana masing-masing bisa dirancang dan direalisasikan secara concurrent.
Gambar1. Elemen Proses Model Concurrent
Gambar 1. Memberikan representasi skematis dari satu kegiatan dengan model proses bersamaan. Aktivitas-Analisis-mungkin dalam salah satu dari state yang tercatat pada waktu tertentu. State adalah beberapa cara eksternal yang dapat diamati perilakunya.
Model proses concurrent biasa diaplikasikan kedalam semua tipe pengembangan perangkat lunak, dan memberikan keadaan akurat mengenai keadaan tertentu dari sebuah proyek. Selain membatasi aktivitas rekayasa perangkat lunak kedalam seretan kejadian , model proses yang didefinisikan jaringan aktivitas. Setiap aktivitas pada jaringan berada secara simultan dengan aktivitas-aktivitas yang lain.
Sumber : Roger S. Pressman. 2005.Software Engineering: A Practitioner's Approach The 6th edition .McGraw-Hill
|
|
|
|